Tentang

Saturday, January 3, 2015

Gigilpagi

Dipan tipis memapah tubuh. Aku lilin yang luluh ditubir bara. Aku serpih api yang tak habis padam. Mengukur panas yang kau tiup pada buhul-buhul dari petilasanmu. Menelan obat, menjaga demam-mu. Hawa ruang mendaras rapal pemulihan. Aku melengkung tangan, menutup telinga.

Manusia hanya luka yang ditumpuk-tumpuk, aku hanya orang sakit yang menolak disembuhkan.

(2015)

No comments:

Post a Comment