Tentang

Thursday, December 25, 2014

Berhadapan


seorang perempuan duduk di hadapan
wajahnya berpeluh; sebaris abu menggaris alisnya
ia datang dengan gaun lusuh kusam
dan goresan tanah pada lengannya
jarinya penuh bekas luka; mencengkeram gagang kursi.

aku bingung; apa gerangan ia kesini?
aku menawarkannya minuman
teh? tidak, ia jawab
kopi? tidak, ia jawab
akhirnya aku bawakan saja ia secangkir air hangat,
jari-jarinya gemetaran, kulihat daritadi.

tatapannya dialiri embun senja,
kau dapat melihat seberkas megaoranye di sumbu matanya
ia merengkuh tangkai cangkir
mengangkatnya dengan enggan
ujung matanya basah, ruas jarinya melengkung
seperti menggamit senyap.

aku katakan padanya:

"bicaralah!"

(kau tak lagi bisa melihat wajahnya, hanya kepala yang tertunduk dan pundak yang bergetar.)

kembali kukatakan padanya:

"bicaralah, aku perlu tahu mengapa kau ada disini dan apa yang bisa kulakukan untuk membantumu?"

(ia masih tidak berkata-kata)

kursi berderak
sepasang mata menyala lemah

ia bangkit, berlari
memelukku.

(2014)

*gambar diatas adalah kover album Ascension, sebuah rilisan dari Jesu. Ascension pernah menjadi lagu-lagu tema pada terang dan gelap saya.

No comments:

Post a Comment