Tentang

Monday, July 15, 2013

jalan sepi dalam pendar


Dingin. Sedingin jalan yang menyusut di pinggir sepi, saat kau berpendar lemah dalam kejauhan. Bentukan harapan yang pelan-pelan beranjak samar, hingga kegelapan melambar. Ia mengendap dengan jelas, terlalu jelas, di sekujur tepian ruang dingin yang kau tinggalkan. Pada setiap malam di pengakhiran. Pada setiap gemericik pagi, sebuah cengkrama yang mengawali. Tak kau sadari, ia selalu mengikutimu, dalam diam. Menggamit keluh yang diredam, merengkuh peluh yang dipendam. Semua yang terlambat untuk dikisahkan. Semua yang kau jadikan silam. Memeram penat hingga jatuh terpejam. Malam sudah mau habis dan anggap saja kesah ini tidak pernah ada.

-dalam relung, pukul 01:47 pagi. Diantara kebanalan.


*gambar diambil dari http://pcdn.500px.net/38616242/65f0dbaebaf1aa3cde6ff9b8882dc2f72d6cb041/3.jpg

No comments:

Post a Comment