Tentang

Tuesday, July 30, 2013

beranjak


Hembusan bisik samar dari ujung cakrawala yang membutakan telinga. 
Pijaran semburat sinar dari perut ufuk yang memekakkan mata. 
Pengap menyergap kilat pada akhir sembap. 
Sesak dada yang meruah-ruah mau pecah.
Merangkak keluar dari hingar, merengkuh malam meski segenggam.
Mengendap dalam-dalam.

Hari sudah habis dan memang kesah itu akan selalu ada.

-dalam relung, pukul 00.14 pagi. Beranjak dari k e b a n a l a n.

*gambar diambil dari http://farm4.staticflickr.com/3434/3314903921_e0ee2ee489_z.jpg

Monday, July 15, 2013

jalan sepi dalam pendar


Dingin. Sedingin jalan yang menyusut di pinggir sepi, saat kau berpendar lemah dalam kejauhan. Bentukan harapan yang pelan-pelan beranjak samar, hingga kegelapan melambar. Ia mengendap dengan jelas, terlalu jelas, di sekujur tepian ruang dingin yang kau tinggalkan. Pada setiap malam di pengakhiran. Pada setiap gemericik pagi, sebuah cengkrama yang mengawali. Tak kau sadari, ia selalu mengikutimu, dalam diam. Menggamit keluh yang diredam, merengkuh peluh yang dipendam. Semua yang terlambat untuk dikisahkan. Semua yang kau jadikan silam. Memeram penat hingga jatuh terpejam. Malam sudah mau habis dan anggap saja kesah ini tidak pernah ada.

-dalam relung, pukul 01:47 pagi. Diantara kebanalan.


*gambar diambil dari http://pcdn.500px.net/38616242/65f0dbaebaf1aa3cde6ff9b8882dc2f72d6cb041/3.jpg