Tentang

Wednesday, May 29, 2013

untuk ibu dan bapak yang digusur tadi pagi




 "Jika kau menghamba kepada ketakutan, kita memperpanjang barisan perbudakan" - Wiji Thukul

untuk ibu dan bapak
yang digusur tadi pagi
kami yakin
ibu dan bapak lebih berani dari kami.

untuk ibu
yang menangis di koridor kios
yang membuat saya berkaca-kaca
yang membuat saya tak mampu melihat
dan memalingkan pandangan.

untuk bapak
yang berdiri memegang tongkat berbendera
di koridor kios yang sama
yang menunduk lemas dengan mata sembap
entah apa yang bapak dan ibu bicarakan
namun sumpah
saya ikut sedih dan tak berdaya pula waktu itu. 

untuk ibu
yang malam ini berdoa sehabis solat
"ya allah,
aku bisa apa?
aku harus gimana?
keluargaku gimana?
besok masih ada duit gak ya buat beli nasi?
gimana aku bisa nyari duit?
aku mau jualan dimana?"

ya allah, saya ikut berdoa
semoga ia tetap sehat esok hari
ia temukan jalannnya sendiri
hingga dalam solatnya esok hari, ia sudah lebih tenang dan berkurang resahnya
saya ikut berdoa untuk ia dan keluarganya.

untuk bapak
yang dalam sujudnya tersengguk
"kiosku hancur mereka injak-injak...
anak istriku besok mau makan apa?
aku kan kepala keluarga,
nafkah apa yang bisa kukasih ke mereka?
aku gak punya modal, aku mau jualan apa?
mau jualan dimana?"

ya allah, saya ikut berdoa
semoga ia tidak menyerah
semoga ia masih tangguh, masih berani
hingga dalam solatnya esok malam, telah ia yakini lagi kodratnya sebagai kepala keluarga
yang harus menopang dan membela keluarga sampai habis sehabis-habisnya.
 
doa saya malam ini untuk mereka berdua,
juga untuk semua orang yang digusur tadi pagi.

untuk teman-teman mahasiswa
yang meninggalkan ujiannya
membuat saya yakin
setiap orang mendefinisikan "pengorbanan"
dengan ketulusan
dan caranya masing-masing
dan benar-benar saya saksikan
ketulusan itu mewujud sangat nyata tadi pagi.

untuk teman-teman massa aksi perempuan
yang tangguh sekali hari ini
sumpah, buat saya
kalian jauh lebih jantan daripada laki-laki paling jantan sekalipun.
sumpah.

untuk siapapun
yang matanya berkaca-kaca pagi tadi
yang yakin bahwa ternyata penindasan tidak pernah hilang.

semoga keyakinan itu tidak pernah hilang
semoga kita tetap bisa menjaga dan memupuk keberanian
berani melawan saja sudah merupakan kemenangan, kan?

*gambar diambil dari https://twitter.com/BEMUI_Change/status/339727764804485120/photo/1

No comments:

Post a Comment