Tentang

Monday, March 25, 2013

sembuh yang menitik lembut


pagi yang jernih mengetuk suruk hatimu yang dingin
ia pelan-pelan menyusup disana; memendar seperti lentera
dengan hati-hati ia berbisik kepada kabut
untuk pergi pada rimbunan yang meneduhkan kelung.

air yang bening seperti cahaya kemudian terdiam
ia tersipu disana seperti seduhan teh tengah malam
ia mengalirkan dekap santun yang menadahi keluhmu
dan mengucap salam ketika sakitmu telah luruh.

pagi yang sama menegurku senja ini
ia mengulurkan tangannya
dibeningkan cahaya yang mengendur halus
lalu menghembus luka di relung hariku
dan mengobatinya dengan hujan yang menitik lembut.

semoga pagi yang sama menyembuhkan duka-dukamu esok hari.

No comments:

Post a Comment